SANGATTA – Forum Demokrasi Milenial (FDM) Kabupaten Kutai Timur melakukan audiensi dengan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kutai Timur, Jainuddin, dalam rangka memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemuda dengan pemerintah daerah, di momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Audiensi tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus membahas peran pemuda dalam pembangunan daerah. FDM Kutai Timur menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), pendidikan demokrasi, serta peningkatan partisipasi generasi muda.
Ketua DPW FDM Kalimantan Timur, Muh. Aldair Ananda, mengatakan pihaknya akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah untuk mendorong berbagai terobosan dalam pengembangan generasi muda.
“FDM akan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah agar dapat melahirkan gebrakan dan terobosan dalam pengembangan generasi yang teredukasi secara demokratis. Pemuda harus memahami bahwa mereka memiliki peran penting dalam kehidupan bernegara. Jangan sampai generasi muda hanya menjadi penumpang gelap dalam demokrasi,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan demokrasi penting untuk membentuk generasi muda yang kritis, terdidik, dan memiliki kesadaran kebangsaan. Keterlibatan pemuda juga dinilai diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan demokrasi dan pembangunan di masa depan.
Sementara itu, Ketua DPD FDM Kutai Timur mengatakan momentum kemerdekaan harus menjadi energi bagi pemuda untuk memperkuat gerakan pengembangan SDM di berbagai bidang.
“Momentum kemerdekaan ini menjadi pengingat bahwa semangat kebangsaan harus menjadi acuan dalam setiap gerakan. Berbagai terobosan dan gebrakan dalam pengembangan SDM di berbagai lini harus mampu kita jalankan. Kutai Timur adalah daerah yang kaya akan sumber daya alam, tetapi kekayaan tersebut harus dikelola dengan SDM yang mumpuni, berintegritas, dan memiliki kapasitas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam. Diperlukan generasi muda yang memiliki kompetensi, wawasan kebangsaan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Sekwan DPRD Kutai Timur, Jainuddin, menyambut baik audiensi tersebut. Ia berharap FDM dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“FDM harus siap dan harus mampu menjawab tantangan zaman. Generasi muda harus memiliki nilai dan basic dalam berdemokrasi. Karena itu, pengembangan SDM menjadi hal yang sangat penting agar generasi kita ke depan tidak hanya memahami demokrasi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang lebih intensif antara FDM dan DPRD Kutai Timur, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam program kepemudaan, pendidikan demokrasi, dan pengembangan SDM.
FDM Kutai Timur menilai pemuda tidak hanya perlu menjadi penerima kebijakan, tetapi juga harus aktif menyampaikan gagasan, mengawal kebijakan, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.





