PAMA Dorong Daya Saing UMKM Binaan Lewat Pelatihan Self Declare Produk Halal

SANGATTA – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Area KPC Kutai Timur melalui Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) PAMA Banua Etam menggelar Pelatihan Self Declare Produk Halal Non-Kompleks bagi UMKM binaan, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium SMKN 1 Sangatta Utara tersebut diikuti 10 UMKM binaan LPB PAMA Banua Etam, yakni Kedai Arya, Barkati, Hanik Snack Sangatta, Kedai Hitam Putih, Pawon Rempah, Urip Jamu Tradisional, Pizza Batubara, Nusa Tadon, Dapur Teh Yuli, dan Elyi Dian.

Dalam kegiatan tersebut, PAMA menghadirkan Pendamping Produk Halal, Mustota, yang memberikan materi sekaligus pendampingan teknis terkait mekanisme sertifikasi halal melalui skema self declare.

Peserta mendapatkan pemahaman mengenai kriteria produk non-kompleks, persyaratan sertifikasi, penyiapan dokumen, pemilihan bahan baku, hingga proses pengajuan sertifikasi secara mandiri. Pendampingan juga mencakup pemahaman mengenai proses produksi yang higienis dan sesuai dengan ketentuan halal.

“Melalui pelatihan ini, kami memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai proses sertifikasi halal melalui skema self declare, mulai dari persyaratan, bahan yang digunakan, proses produksi, hingga penyiapan dokumen,” ujar Mustota.

Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar pelaku UMKM tidak hanya mengetahui kewajiban sertifikasi halal, tetapi juga dapat mempersiapkan proses pengajuannya dengan benar.

“Harapannya, peserta dapat memahami prosesnya dengan baik dan mampu mengurus sertifikasi halal untuk produknya secara mandiri,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kepastian legalitas produk sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen. Sertifikasi halal juga menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung perluasan pasar bagi produk UMKM.

PAMA melalui LPB PAMA Banua Etam akan melanjutkan program pemberdayaan melalui pelatihan dan pendampingan bagi UMKM binaan. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha, kualitas produk, serta daya saing pelaku UMKM di Kutai Timur. (Adv)

Hotel Royal Victoria Sangatta

Related posts