Posyandu Champion PAMA Kutim Berlanjut, Fokus Tingkatkan Kompetensi Kader dan Cegah Stunting

SANGATTA – PT Pamapersada Nusantara Area Kutai Timur terus melanjutkan rangkaian Sosialisasi Posyandu Champion di sejumlah wilayah binaan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kader posyandu dan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Swarga Bara dan Sangatta Utara, kegiatan sosialisasi kembali digelar pada 29 April 2026 di Desa Singa Gembara yang dipusatkan di Cafe Memori Daun Pisang. Kegiatan tersebut diikuti 61 peserta dari delapan posyandu di wilayah Singa Gembara.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada 7 Mei 2026 di Balai Pertemuan Desa Muara Bengalon dengan melibatkan 18 peserta dari tiga posyandu. Pada kegiatan di Muara Bengalon, PT Pamapersada Nusantara Area Kutai Timur juga menyerahkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penanganan stunting.

Program Posyandu Champion merupakan kolaborasi antara PT Pamapersada Nusantara Area Kutai Timur bersama Puskesmas Teluk Lingga dan Puskesmas Sepaso. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga Agustus 2026 dan melibatkan kader posyandu dari sejumlah wilayah binaan, mulai dari Sangatta Utara, Swarga Bara, Singa Gembara, Muara Bengalon hingga Sepaso Selatan.

Dalam pelaksanaannya, program difokuskan pada peningkatan kompetensi kader posyandu serta penilaian pengelolaan tanaman obat keluarga (TOGA). Sosialisasi teknis dilakukan sebagai tahap awal guna memberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan dan indikator penilaian dalam program Posyandu Champion.

Kepala Desa Muara Bengalon menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kader posyandu memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena kader posyandu memiliki peran penting di tengah masyarakat. Dengan kader yang kompeten dan memiliki pemahaman yang baik, kita bersama-sama dapat mewujudkan masyarakat yang lebih sehat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan pembinaan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas pelayanan posyandu di desa semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, CSR Department Head PT Pamapersada Nusantara Area Kutai Timur, Agung Dwi, mengatakan program Posyandu Champion merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, perusahaan ingin mendorong peningkatan kapasitas kader posyandu agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal di lingkungan masing-masing. Kami berharap program ini tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga menjadi ruang belajar dan pengembangan kompetensi bagi para kader,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa dan puskesmas menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program pembinaan kesehatan masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Melalui rangkaian Posyandu Champion, PT Pamapersada Nusantara Area Kutai Timur berharap kualitas pelayanan posyandu di wilayah binaan dapat terus berkembang, sekaligus memperkuat peran kader dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat dan bebas stunting.(Adv)

Hotel Royal Victoria Sangatta

Related posts