Patroli Lampu Biru Polres Kutim Ditingkatkan, Ruas Jalan Utama Aman dari Balap Liar

SANGATTA – Upaya menjaga keamanan lalu lintas terus dilakukan jajaran Satlantas Polres Kutai Timur (Kutim) dengan menggelar patroli malam bertajuk blue light patrol, Jumat (17/4). Kegiatan ini difokuskan untuk mencegah aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat di wilayah Sangatta.

Unit Turjawali Sat Lantas Polres Kutim turun langsung menyisir sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Yos Sudarso I-IV, Jalan Poros Sangatta–Bontang, serta Jalan Soekarno-Hatta. Patroli dilakukan secara bergerak menggunakan kendaraan dinas roda dua dan roda empat.

Selain melakukan pemantauan arus lalu lintas, petugas juga memperketat pengawasan di lokasi yang sering dijadikan ajang kebut-kebutan oleh sejumlah pengendara.

Dari hasil patroli, situasi terpantau kondusif. Tidak ditemukan aktivitas balap liar, sementara arus lalu lintas berjalan lancar. Kehadiran petugas dengan lampu rotator biru disebut mampu memberikan efek jera sekaligus mencegah niat pelanggaran di jalan raya.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyampaikan bahwa patroli malam akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah antisipasi.

“Sejak kami aktif menjabat sebagai Kapolres, kegiatan ini sudah kami intensifkan dan akan terus dilaksanakan untuk mencegah balap liar. Bahkan, ada sekitar 70 persen peningkatan kehadiran personel Polri berseragam di jalur-jalur rawan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menekan potensi pelanggaran lalu lintas.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kutim AKP Rezky Nur Harismeihendra menjelaskan bahwa patroli dilakukan secara rutin hingga menjelang subuh dengan menyasar sejumlah titik rawan.

“Kegiatan ini kami laksanakan setiap malam sampai subuh, mulai dari Jalan Yos Sudarso 1 hingga ke daerah rawan, termasuk titik-titik yang berpotensi terjadi pencurian. Salah satunya di kawasan Ring Road–Kenyamukan yang kondisi jalannya relatif gelap,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu lokasi yang paling sering dijadikan arena balap liar adalah kawasan tikungan Sahara di Jalan Yos Sudarso 1, Sangatta Utara.

“Sejauh ini, tikungan Sahara menjadi titik yang paling sering digunakan untuk balapan. Karena itu, kami terus meningkatkan patroli di lokasi tersebut sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi balap liar,” tambahnya.

Kapolres juga mengingatkan para pengguna jalan, terutama kalangan remaja, agar tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balap dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib dan aman. Patroli ini menjadi salah satu langkah preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kutai Timur.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *