SANGATTA – Hotel Royal Victoria (HRV) Sangatta kembali menghadirkan kegiatan edukatif bagi keluarga melalui “Fun Cooking & Happy Time: Membuat Burger bersama J’Chef” yang digelar pada Sabtu (4/7). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wita itu diikuti 62 peserta dari berbagai kelompok usia.
Suasana penuh keceriaan tampak sepanjang kegiatan. Para peserta mengenakan celemek dan topi koki sambil belajar meracik burger menggunakan bahan-bahan segar di bawah bimbingan Executive Chef HRV, Joko Utoro, bersama tim dapur Hotel Royal Victoria.
Selain belajar menyusun burger, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan makanan, mengenal bahan-bahan masakan, serta melatih kreativitas dan kemampuan motorik melalui aktivitas memasak.
General Manager Hotel Royal Victoria Sangatta, Cing Cing Wahyuni, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya hotel menghadirkan aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi anak-anak dan keluarga.
“Kami ingin menghadirkan ruang berkualitas bagi keluarga untuk belajar sambil bermain. Antusiasme peserta menunjukkan kegiatan seperti ini masih sangat diminati masyarakat dan akan terus kami hadirkan sebagai agenda rutin,” ujarnya.
Peserta juga membawa pulang burger hasil kreasi sendiri, meal box eksklusif, sertifikat peserta, serta voucher berenang. Acara semakin meriah dengan berbagai permainan interaktif, pembagian doorprize, dan sesi foto bersama.
Sementara itu, Executive Chef Hotel Royal Victoria Sangatta, Joko Utoro, menjelaskan Fun Cooking merupakan program rutin yang dibuka setiap tiga bulan sekali dengan tema yang berganti-ganti, seperti membuat mini pizza, mini burger, hingga mini sandwich.
“Melalui program ini kami mendukung pemenuhan kebutuhan pangan berbasis Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Menu yang dipilih mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin sehingga tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan edukasi tentang pola makan sehat,” katanya.
Ia menilai saat ini masih banyak anak yang kurang menyukai sayuran. Karena itu, melalui kegiatan memasak, anak-anak diajak mengenal proses pembuatan makanan sehat sehingga diharapkan lebih tertarik mengonsumsi menu bergizi.
“Untuk anak usia 12 tahun ke atas kami juga memiliki program Cooking Class dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi, seperti membuat pasta dengan berbagai pilihan saus dan menu lainnya. Program ini masih terus kami sosialisasikan ke sekolah-sekolah agar semakin banyak yang mengetahui dan mengikutinya,” pungkasnya.





